bekerja dengan hati

love my job

Ada orang yang bekerja dengan kepandaian dan pengetahuannya (head), ada pula yang mengandalkan koneksinya. Namun semua itu tidak menjamin bahwa mereka dapat menikmati pekerjaannya, sampai mereka bekerja dengan hatinya (heart). Selain bisa menikmati yang dikerjakan, bekerja dengan sepenuh hati hasilnya pun akan maksimal.

Ketika kita bekerja dengan hati, kemauan kita akan lebih kuat. Pikiran kita akan semakin tajam, sehingga akan lebih produktif dibanding bekerja tanpa hati. Dorongan hatilah yang menggerakkan pikiran, kemauan dan tindakan kita.

Bagaimana bekerja dengan hati ? Mulailah dengan lima langkah berikut ini :

  1. Tetapkan tujuan dalam hati. Banyak tujuan yang bisa kita temukan ketika bekerja, mungkin untuk mendapatkan uang, pengalaman, posisi atau gengsi dan beberapa tujuan lainnya. Namun dalam persaingan bisnis yang ketat dan di tengah kesulitan akibat berbagai krisis, mereka yang bekerja digerakkan oleh tujuan-tujuan mulia yang lahir dari hati nurani, seringkali bertahan dan meraih sukses.
  2. Temukan kepuasan dalam hati. Kepuasan finansial, kepuasan karir dan kepuasan-kepuasan lain yang bersifat fisik, tidak ada habisnya sehingga seringkali membuat orang lupa diri dan terjebak dalam penyimpangan-penyimpangan bisnis yang akhirnya menimbulkan persoalan besar. Pencarian kepuasan batin atau hati akan menjaga seseorang melakukan cara-cara yang benar dan aman dalam berbisnis.
  3. Bekerja dengan ketetapan hati yang teguh. Halangan terbesar dalam bekerja adalah kondisi mental hati kita. Kurang antusias, kalah sebelum berperang, perasaan kurang mood dan berbagai kondisi mental yang melemahkan lainnya akan menjadi penghalang kesuksesan kita. Jika kita yakin terhadap motivasi hati kita yang bersih dan yakin dengan tujuan-tujuan mulia dalam hati kita, maka apapun halangannya akan dapat kita atasi dengan ketetapan hati yang teguh.
  4. Bangun team dengan kesehatian. Tidak ada orang yang bisa sukses maksimal dengan bekerja sendirian. Bekerjasama dengan team maka kita dapat mencapai hasil lebih maksimal. Team yang kuat, utuh solid dan kompak, hanya bisa diwujudkan melalui kesehatian satu sama lain.
  5. Bekerja dengan sepenuh hati. Apapun yang dikerjakan dengan sepenuh hati, keseriusan, fokus dan totalitas akan menghasilkan kualitas prima. Kesuksesan selalu diraih oleh mereka yang bekerja dengan segenap hatinya.

Kita juga dapat membedakan hasil pekerjaan yang ditunaikan dengan sepenuh hati dan hasil pekerjaan yang diselesaikan dengan rasa kesal.

Sekedar berbagi pengalaman, bila kita memasak dan rasanya dikomentari kurang lezat, boleh jadi karena kita memasaknya asal jadi. Soalnya kemudian, bagaimana kita dapat mengenali bahwa kita bekerja dengan hati? Kawan saya berbagi sejumlah tanda untuk mengenali situasi tersebut:

Pertama, menyukai apa yang dikerjakan. Bila Anda ingin menyelesaikan pekerjaan cepat-cepat atau memperlakukan pekerjaan seperti sesuatu yang ingin Anda hindari, itu pertanda Anda kurang menyukai pekerjaan tersebut. Temukan minat di dalam apa yang Anda kerjakan dan berupayalah berpikir positif.

Kedua, fokus. Manakala Anda bekerja dengan hati dan pikiran, Anda akan fokus. Anda menaruh perhatian besar pada apa yang Anda lakukan dan Anda menghindari tarikan yang mengalihkan perhatian Anda. Tatkala tengah mengerjakan sesuatu, Anda tidak tergoda untuk mengerjakan proyek lainnya.

Ketiga, menikmati proses pekerjaan. Jika Anda merasa senang dalam melakukan pekerjaan dan ingin memperoleh hasil terbaik. Bila Anda menggerutu, boleh jadi itu pertanda sebaliknya. Anda mungkin mengerjakannya secara terpaksa.

Keempat, merasa bangga. Anda merasa bahagia dan bangga terhadap pekerjaan Anda. Anda merasa memiliki pekerjaan tersebut dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya.

Kelima, menerima tanggung jawab. Anda tidak berusaha menghindar dan tidak menyalahkan orang lain bila pekerjaan Anda tidak memenuhi harapan. Anda bereaksi secara positif dan menerima fakta serta melihat apa yang Anda dapat lakukan di masa mendatang untuk menghindari kegagalan.

Keenam, memiliki pikiran terbuka. Anda bersikap fleksibel dan menyambut baik gagasan-gagasan baru, dan bukan menampik mentah-mentah ide-ide yang boleh jadi membantu Anda menyelesaikan pekerjaan secara kreatif. Anda juga bersedia menerima kritik dan masukan dengan pikiran terbuka. Artinya, Anda mendengarkan, belajar, dan berupaya memperbaiki.

Ketujuh, berusaha menjadi lebih baik. Indikator ketujuhnya ialah bahwa Anda tidak berhenti pada apa yang dapat Anda kerjakan. Anda ingin memperoleh hasil yang lebih baik dan lebih baik lagi. Karena itu, Anda belajar dari orang lain dan bahkan kemudian menciptakan ide-ide sendiri agar dapat bekerja lebih produktif.

Setidaknya itulah tanda-tanda yang dapat Anda cermati untuk mengenali apakah Anda bekerja dengan sepenuh hati atau tidak.

#walau masih berpuasa, bekerja harus tetap bersemangat… apabila bersungguh-sungguh insya Allah akan dinilai sebagai ibadah. Jadi tetap bersemangat y…

Source :

http://blog.tempointeraktif.com

http://powercharacter.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s