Life Excellent

Manajemen Perubahan (Management of Change)

management of change

Saya mengambil kutipan dari seorang fisikawan terkemuka Albert Enstein: “Sakit jiwa! Ketika seseorang terus melakukan hal yang sama namun mengharapkan hasil yang berbeda.”  Kutipan yang memiliki arti yang sangat luar biasa menurut saya hal ini menjadi dasar pemikiran universal untuk melakukan langkah maju melalui perubahan.

Jika tindakan kita adalah A, hasil yang diperoleh adalah A, sayangnya banyak orang didunia ini menginginkan hasil B, tetapi tindakan mereka masih A. Banyak orang yang mau sukses , tapi tidak mau belajar dari orang-orang yang sudah sukses, mereka masih terjebak dalam kebiasaan lama yang buruk.

Perubahan….. setiap kali mendengar kata perubahan, reaksi pertama dari kebanyakan orang adalah kaget, gelisah, jengkel, marah dan menolak. Hal yang sama terjadi dalam setiap perusahaan, sekalipun sudah dijelaskan perubahan dimaksudkan untuk kebaikan bersama, tidak serta merta para karyawan mau menerima dan mendukung pelaksanaan kebijakan baru tersebut

Sebenarnya banyak alasan mengapa orang dan organisasi enggan berubah. Salah satu alasan utamanya adalah apa yang kita sebut “Comfort Zone” (Zona Nyaman). Banyak orang (dan organisasi) terlalu nyaman dalam zona nyaman mereka, dan itu membuat mereka enggan (bahkan takut!) untuk keluar dari zona nyaman mereka. Selain itu, kadang  ada rasa curiga dengan atasan , apalagi jika atasan tidak akrab dengan bawahan, para bawahan merasa ada udang dibalik batu. Asosiasi positif dan negatif, mungkin ini adalah alasan yang paling menarik kenapa orang enggan berubah. Kadang kita (dan bawahan) takut berubah karena  memandang  tindakan A  sebagai  sesuatu yang aman dan nyaman, sedangkan tindakan B sebagai sesuatu yang berbahaya, karena ada insting dasar dalam diri kita, sangat wajar bahwa kita ingin tetap aman dan menghindari bahaya. yang

Semua orang pasti mau maju dan pasti mau nyaman. Sayangnya, kedua hal itu, maju dan nyaman, tidak akan pernah bertemu! Kalau mau maju, pada awalnya Anda harus bersiap-siap untuk tidak nyaman. Kalau mau nyaman, Anda harus siap tidak maju.

Kita semua harus terus berubah supaya tetap memimpin, menang, bahkan supaya tetap hidup. Selama kita ingin menjadi yang terdepan (atau sekurang-kurangnya mampu bertahan) dalam persaingan, kita harus terus berubah. Oleh karena itu, setelah Anda menghela nafas sejenak, menganalisa kesuksesan dan pengalaman belajar Anda, mulailah melihat lihat lagi perubahan apa yang perlu dilakukan lagi selanjutnya, mengidentifikasi perubahan, serta menjalankan siklus perubahan berikutnya. Namun karena Anda telah memetik manfaat dari pengalaman Anda, ronde berikutnya harusnya lebih baik.

Salam sukses!

 

Diambil dari HR News Sahabat Utama

(Erick Henry)

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s